Kamis, 19 Februari 2009

My Days#18: Detik-detik menuju hari ultahku... Selamat Ultah Mam Dewi!

Aku hari ini mau ngucapin selamat ultah buat guru bahasa Inggrisku yang tersayang, Mam Dewi Alina... Semoga tambah eksis dan sehat ya Mam... ^^

Hari ini aku sekelas mau ngerayainnya dengan memberi "kejutan" buat beliau. Namun, karena keterbatasan waktu, rasanya kejutannya cuma terasa setengah dan nggak bikin puas sama sekali. Tapi, begitu Mam bilang selamat aja udah cukup, kami sekelas jadi lega deh. Gara-gara hal itu, ulangan LISTENING nggak jadi diadain! Hihihi... Tapi diundur hari Sabtu... *sigh*

Btw, tadi di sekolah ada hal yang bikin aku bener-bener tambah nggak terlalu percaya ama sekolah. Jadi gini ceritanya, saat pelajaran PPKn, datanglah seorang guru yang memberitakan kalo ada ujian masuk sekolah Turki di Jakarta. Jadi, aku dan ketiga temanku dipilih sebagai wakil kelas untuk ikut dalam tes itu. Kami pun udah belajar dengan keterbatasan waktu itu.

Eh, tahunya... Ketika katanya tes akan dimulai dan kami sudah nervous, ternyata bukan tes yang kami dapat. Malah ada seorang bule Turki yang menggabungkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris ketika bicara. Olalalala... ternyata, kami tidak tes. Kami hanya mendapat sosialisasi saja! Lalu, apa arti kerja keras kami itu??? =_="

Ada kejadian menarik di sekolahku. Tadi, saat pelajaran PPKn, gurunya mengumumkan siapa yang remidial dengan menyebutkan satu-satu nilai yang menunjukkan dia itu remidial atau tidak. Saat guru itu menyebut namaku, dia bilang nilaiku 60! Wah, aq udah pasrah pada saat itu. Jadi, aku pun menghapalkan pelajaran itu dengan harapan pada saat remidial nanti, aku bisa menjawab pertanyaan. Setelah aku menghapal semua pelajaran PPKn, aku segera menghadap guru itu dan bilang kalo udah siap remidial.

Aq : Bu, aku mau remidial.

Guru : Siapa namamu?

Aq : Fauzia Ramadhanti.

Guru : Loh, kok kamu ikut remidial?

Aq : Loh, nilai saya kan 60, Bu? Ya, saya ikut remidial lah *bingung*

Guru : *melihat ke daftar nilai* Wah, kamu itu nilainya 75. Jadi nggak remidial.

Aq : *terkejut* Loh, ibu tadi bilangnya 60.

Guru : *santai* Ya, udah Ibu salah kok. Kamu itu nggak remidial...

Akhirnya aq tahu, ternyata, yang remidial itu bukan aku. Kebetulan, namaku di nomor absen berada di antara murid yang dapat nilai 60. Jadi, Ibu itu salah liat. Sekali lagi, aku bertanya, untuk apa kerja kerasku kalo gitu?? =________="

Nah, besok, tanggal 20 Februari adalah hari kebahagiaanku. Karena pada saat itu, aku berulang tahun yang ke-14. Aneh, ya? Pada umur ke-14 aku udah mau SMA.


Wish me luck!

Sekali lagi aq mohon doa agar bisa masuk SMA 17 dan lulus UN!!!


^_______________________^

5 komentar:

  1. Wah, wah.... Nggak usah nyesel gara2 nggak belajar tapi jadinya nggak terduga gitu. Anggap aja sebagai bonus biar tambah pinter XD~~

    BalasHapus
  2. pai, dk ngerti nn ak modifin blog. ajari pai :)

    BalasHapus