Minggu, 28 Desember 2008

It's ME!

Mia berjalan dengan lunglai saat memasuki kelas 3 B. Meski saat itu ujian semester I sudah selesai dan digantikan dengan kelas meeting yang diisi dengan berbagai lomba, kedisiplinan masih diterapkan di sekolahnya. Termasuk tetap masuk sebelum pukul 7 pagi.
"Khhh...,"gumamnya. Kelasnya berada di lantai kedua, jadi tiap harinya ia selalu harus naik tangga kalau mau pergi ke kelasnya.
Ini sudah tahun ketiganya bersekolah di SMP Kyu, sebuah sekolah elit dan tentu saja sangat terkenal! Ia membayangkan saat-saat pertamanya masuk ke SMP ini. Sangat menyenangkan sampai akhirnya ia merasa semuanya makin menjemukan.
"Selamat pagi, Mia!!!"Seorang gadis berbando kuning menyapanya.
"Hai, Mel!"Mia menaruh tasnya di bangkunya. Gadis berbando yang ternyata bernama Mel itu kemudian menarik tangannya.
"Ayo, kita bisa terlambat!"Ujarnya. Mel menarik Mia sampai-sampai Mia hampir jatuh menabrak bangku yang lainnya.
"Terlambat untuk apa?"Tanyanya malas, sementara ia berjalan malas mengikuti Mel dengan langkah terpaksa.
"Menonton pertandingan basket, tentunya!"Jawab mel sambil menunjukkan pose andalannya. Sebelumnya, ia melepaskan tangannya dari tangan Mia. Mia terdiam seperti sedang berpikir.
"Biar kutebak, Kak Noel? Benar?"
"Ka... kamu punya ilmu apa, sih? Kok bisa tahu pikiran aku?"
Mia menghela napas.
"Jelas tahu. Kamu 'kan selalu begitu. Kamu bilang,'Kak Noel itu keren banget, deh!!!' Setiap kali kamu teringat dengan orang itu,"Jawab Mia sambil menirukan perkataan Mel. Mel cemberut.
"Ya, udah. Kita tetap harus cepat. Pertandingan Kak Noel tidak bisa menunggu sampai ceramahmu selesai!"Mel kembali menarik tangan Mia. Mia hanya pasrah.
Begitu sampai di aula dan duduk di kursi penonton yang menurut Mel paling 'strategis', Mel langsung histeris. Karena tepat saat mereka datang, Kak Noel mencetak angka. Mia kembali menghela napas.
Kalau kalian bertanya tentang Noel, orang yang kalian tanya akan balik bertanya,"Noel yang mana? Yang sporty atau yang smart?"Ada dua Noel di sini dan mereka sama-sama terkenal. Kedua Noel sama kerennya. Dan juga sama-sama berada di kelas 3 Q. Noel yang smart di kenal sebagai sosok cowok keren yang gentle dan pintar. Ia sangat terkenal karena selalu berhasil mengharumkan nama sekolah karena prestasinya di bidang akademis.
Lalu, Noel yang dilihat Mia saat ini adalah Noel yang sporty. Noel yang sporty lebih maskulin dan macho dari Noel yang smart. Banyak yang lebih menyukai Noel si sporty. Noel satu ini lebih banyak mengharumkan nama sekolah dengan kemampuan olahraganya. Katanya, kemampuan olahraganya tidak hanya dalam basket, tapi juga dalam olahraga lain.
Lalu, pertanyaannya adalah, mengapa Mel memanggil Noel si sporty dengan embel-embel "Kak"? Alasannya adalah karena Noel si sporty sangat dihormati saking terkenalnya. Dan panggilan itu juga dipakai murid-murid cewek lain sesama penggemar Noel si sporty.
PLOSH!
Noel mencetak angka lagi. Teriakan penonton yang sebagian besar wanita menggelegar memenuhi seluruh aula.
"Mel! Kak Noel ini lagi melawan kelas apa?"Tanya Mia ditengah-tengah teriakan yang makin lama makin menggelegar saja.
"Lawan kelas kita, 3B!"Mel membesarkan suaranya agar terdengar jelas oleh Mia.
"Apa?! Kamu kok malah dukung Noel sih?" Mia kembali bertanya.
"Eh? Oh,iya! Kenapa, ya? Hahahaha..."
"Kamu itu dukung siapa sih?"
"Hmmm... dua-duanya?"Jawab Mia asal.
***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar